Ssst…! Dugaan Suap Jabatan di UINSU Gelinding ke Kejatisu

Medan|Patennews: Pejabat di lingkungan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), sepertinya tak bisa tidur nyenyak, apalagi pejabat yang berhubungan dengan pengangkatan Dekan, Wakil Dekan, Keprodi dan setingkatnya serta Kajur maupun Sekjur.   

Pulaknya, kasus dugaan suap itu kini telah menggelinding alias ditangani Institusi Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut). Gawatnya lagi, lima orang disebut-sebut alias kutap-kutip telah dimintai keteraingan oleh penyidik Kejatisu.

“Malu kita jadi pegawai di UINSU ini bah…belum lagi kering bibir soal cibiran korupsi rektor UIN Sumut Saidurrahman yang ditangani Polda Sumut, kini kita diobok-obok lagi oleh penyidik Kejati Sumut,” celoteh sumber kepada Mediadelegasi yang minta agar namanya tak dituliskan di media ini,

Sumber itu pun merinci, sekira 4 orang pegawai yang mengikuti lelang jabatan di UIN Sumut beberapa bulan lalu, dan rata-rata kalah dalam pertarungan perebutan lelang jabatan tersebut, kini telah diminta keterangan oleh Penyidik Kejatisu. “Persisnya kemarin, Senin (2/8) mereka diperiksa”, tandasnya.

Kemudian lanjut sumber, hari ini (red-3 Agustus 2021) beberapa pegawai lainnya yang juga mengikuti atau menjadi peserta pada lelang jabatan itupun juga dipanggil. “Di antara pegawai yang diperiksa itu, berinisial AA, NS, IP,” tegasnya.

Tampak agak sedikit kesal, sumber itu pun merinci, kayaknya soal suap dugaan jabatan ini bisa sampai ke meja hijau atau ke persidangan. Apalagi Kejatisu yang memeriksa. “Soalnya, Institusi penegak hukum itu terbilang sudah piawai membongkar kasus seperti itu, apalagi baru-baru inikan mantan Kakan Kemenag Sumut di seret Kejatisu ke jeruji gara-gara kasus suap jabatan,” celutuknya.

Terkait hal itu, Humas UIN Sumut Yuni Salma SAg, MM yang dikonfirmasi mediadelegasi mengaku tak mengetahui. “Kalau untuk pemeriksaan dugaan suap jabatan, kakak betul tak tau,” ungkap Yuni ketika dicecar pertanyaan Serupa halnya ketika dikonfirmasi  ke Sumanggar Siagian lewat selulernya, dia mengaku sudah tak lagi sebagai Kasipenkum Kejatisu dan sudah pindah tugas ke Kalimantan. Dia pun mengatakan kalau Kasipenkum Kejatisu masih kosong dan tak ada pelaksana tugasnya, sehingga belum bisa konfirmasi ke sana. (Med-Ical/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *