ICMI Muda Deliserdang Dilantik, Sadikin Ingatkan Narkoba Tantangan Pemuda

Tanjungmorawa : Patennews.com | Untuk memaknai nilai ke sakralan dalam sumpah pelantikan kepengurusan, tampaknya Majelis Pimpinan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia Muda (MP ICMI Muda) Kabupaten Deliserdang  memih Masjid sebagai tonggak dasar melaksanakan visi misi organisasi.

Bahkan, ketua dewan pakar dan ketua organisasi kepemudaan ke-Islaman adalah MP ICMI Muda Kabupaten Induk pemekeran Serdang Bedagai (Sergai) tersebut juga bertekad kuat melahirkan pemimpin atau tokoh dari Masjid.

Tak hanya itu, dari prosesi peleantikan kepengurusan organisasi keagamaan tingkat pemuda itu juga mencuat, kalau saat ini negara dihadapkan pada perang terhadap narkoba yang merusak pemuda. Artinya keadaan ini sekaligus menjadi tantangan peuda, khususnya MP ICMI Muda Deliserdang

Setidaknya, Pantauan Pantennews.com, Sabtu (24/2), di Masjid Nurul Iman, Desa Limau Manis Kecamatan Tanjug Morawa Kabupaten Deliserdang, Ketua Dewan Pakar MP ICMI Muda Deliserdang Sadikin Bintang mengatakan, bahwa syahat dan sumpah yang anda lakukan di Masjid ini, harus menjadikan rekan-rekan yang baru dilantik untuk lebih bertanggungjawab dalam mengemban tugas organisasi.

“Sebab apa yang telah dikrarkan rekan-rekan itu dilakukan padda tempat yang sakral atau lokasi untuk umat memanjatkan doa kepada sang pencipta. Artinya secara hakiki sumpah saudara-saudaraku merupakan janji yang harus dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada manusia, tapi kepada Tuhan,” beber Sadikin.

Untuk itu, lanjut Sadikin, agar tugas dan visi misi organisasi dapat terlaksana dengan baik, maka pimpinan dan pengurus lainnya harus terus berkoordinasi, bila perlu dilakukan pengkaderan-pengkaderan untuk penguatan tercapainya cita-cita organisasi.

Dia juga menegaskan, kalau MP ICMI Muda ini, ke depan harus melahirkan tokoh-tokoh. “Bila perlu menjadi tokoh nasional maupun menjadi Bupati Deliserdang, tapi bukan menggantikan bupati hasil Pilkada yang dilaksanakan tahun ini, namun untuk 10 tahun ke depan,” cetus Sadikin setengah berkelakar dan meluruskan maksudnya pada kegiatan yang dihadiri pewakilan Plt Bupati Deliserdang itu.

Dia juga menyinggung, kalau secara nasional negera kita saat ini dihadapakan dengan serangan Narkoba yang bahayanya merusak generasi muda Indonesia sebagai cikal bakal penerus bangsa ini. “Karena rekan-rekan MP ICMI Muda merupakan orang-orang yang masih muda, maka anda adalah termasuk menjadi sasaran dari serangan penyalahgunaan obat-obat terlarang itu,” tegasnya.

Oleh karenanya, sambung Sadikin, ini harus menjadi perhatian serius MP ICMI Muda, terlebih dalam Islam prilaku konsumsi dan kecanduan narkoba tersebut diharamkan, juga diterangkan sebagai yang merusak kesehatan.

“Marilah kita sama-sama membangun negri ini, jangan siasiakan waktu dan umur kita, berbuatlah saat ini, jangan tunggu 20-30 tahun ke depan, dimana pada saat itu hanya tinggal semangat kita yang berapi-api, namun tenaga sudah kendor,” tutupnya.

Sedangkan Ketua MP ICMI Muda Delisrdang mengatakan, saat ini setiap pelantikan organisasi ke-Islaman selalu dilakukan di hotel-hotel, sehingga efek domino nya Masjid sebagai wadah berhimpunnya ummat Islam nyaris ditinggalkan generasi muda.

Lebih jauh dikatakan Firdansyah, Masjid saat ini hampir sepi dari kegiatan para pemuda, “Dalam persoalan sepinya Masjid ini, kami melihat hal tersebut suatu bukti bahwa umat Islam ke depan akan meninggalkan Islam itu sendiri,” rincinya.

Logikanya, terang pria yang akrab disapa Firdan itu, sholat yang sehari semalam ada 5 waktu tersebut, menjadikan hari-hari kita tak terlepas dari Masjid.  “Seperti halnya sholat yang waktu-waktunya adalah sore, malam, pagi dan siang. Itu artinya baik siang hari dan malam kita harus berada di Masjid,” urainya memahamkan pendekatan umat terhadap  rumah ibadah tersebut.

Kemudian, lanjut Firdan, dengan dilakukannya pengambilan sumpah serta syahadat dalam prosesi pelantikan di Masjid, maka para pengurus akan menjadi lebih dekat dengan rumah ibadah umat Islam itu. “Kemudian nilai-nilai religinya dalam pengambilan sumpah dan syahadat juga bisa dibilang lebih menohok ke dalam  hati para pengurus, sehingga dalam menjalankan tugasnya lebih sunguh-sungguh,” urai Alumnus UIN Sumut ini.

Melihat banyak pemimpin yang lahir saat ini, namun jika diukur dari tingginya kasus korupsi di Sumut, maka memberikan sinyal masih sedikit pemimpin yang amanah. “Keadaan ini seperti seiring dengan suasana umat yang makin meninggalkan Masjid, namun lebih menggandrungi café dan lobi hotel itu,”tukasnya.

Beranjak dari berbagai persoalan pemimpn itu, terang Firdan, maka sangat perlu generasi muda hari ini yang kelak bakal menjadi pemimpin menggantikan pendahulunya tersebut, harus lebih dekat dengan Masjid. “PC ICMI Muda akan melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan dari Masjid, yang artinya juga kuat memegang syariat Islam,” tegasnya.

Sedangkan Ketua Plt MP ICMI Muda Wilayah Sumatera Utara Dr Bakhrul Khair Amal MSi mengatakan, ICMI Muda lahir dengan 4 landasan adalah kecendikiaan, keindonesiaan, keislaman, kemudaan. “Dari 4 landasan itulah perspektif gerakan ICMI Muda beranjak untuk mengemban tugasnya,” rinci Bakhrul.

Oleh karena itu, ICMI Muda Deliserdang harus bisa menjadi media pembinaan umat  sehingga mencendekiakan umat dan mengumatkan kecendekiaan. Selanjutnya harus menjadi articulator  atau berperan sebagai penyambung aspirasi umat, baik dalam hal menyerukan yang ma’ruf atau mencegah yang mungkar.

Kemudian pria yang akrab disapa Bakhrul itu merinci kalau ICMI Muda Deliserdang juga harus bisa menjadi mediator umat agar aspirasi dari umat dapat  tersampaikan kepada pihak-pihak yang memiliki wewenang dalam mengambil suatu keputusan.

“Karenanya belum dikatakan hebat kalau ICMI Muda Deliserdang tidak komunikatif dengan pemerintahan dan organisasi kepemudaan lain, sebab fungsinya sebagai mediator jelas akan kehilangan arah,” urai mantan Komisioner KPU Medan itu.

Selanjutnya harus juga menjadi fasilitator demi tercapainya aspirasi umat serta  dalam menyongsong pembangunan. “Gerakan ICMI Muda bukan sekedar gerakan kultural keagamaan. Artinya ICMI Muda turut serta memikirkan persoalan kehidupan, seperti kondisi ketimpangan sosial, kemiskinan, lingkungan hidup, dan hak asasi manusia melalui advokasi pada berbagai sektor kehidupan,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt Bupati Deliserdang melalui H Jen Ralin Purba SH MH mengatakan, MP ICMI Muda Deliserdang diharapkan dapat mengemban tugasnya, “Tentu sangat diharapkan sinergitasnya dalam memberikan kontribusi untuk pembangunan kabupaten kita ini,” harapnya.

Dia juga mengatakan untuk membangun Kabupaten Deliserdang yang multi suku budaya dan agama ini tentunya harus menjalin kerjasama kepada semua pihak, termasuk ICMI Muda yang kini telah beridiri tentunya harus menjalin koordiniasi kepada semua pihak.

Sebelumnya, H Jen Ralin Purba SH MH saat mengawali sambutannya menyampaikan mohon maaf Plt Bupati yang tak dapat hadir karena kesibukannya yang saat ini kita dihadapkan dengan pemilihan Bupati Deliserdang dan Pemilihan Gubernur. (dra).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *