Divonis 7 Tahun Denda Rp 1 Miliar akibat Cabuli Anak Dibawah Umur

MEDAN-Patennews: Majelis Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Edi Syahputra dengan pidana penjara selama 7 tahun penjara. Terdakwa terbukti bersalah melakukan pencabulan terhadap korban sebut aja namanya Bunga (14).

Majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dengan sengaja melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 82 UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

Pada Selasa (22/9) sore, Hakim yang diketuai Syafril Batubara SH MH diruang Cakra 5 Pengadilan Negeri Medan berujar, “Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Edi Syahputra dengan pidana penjara selama 7 tahun”.

Selain hukuman pidana penjara, terdakwa juga dibebankan dengan membayar denda Rp1 miliar dengan ketentuan apabila tidak dibayar digantikan dengan pidana penjara selama 4 bulan penjara.

Menanggapi putusan tersebut, Edi melalui penasihat hukumnya dari LBH Shankara Mulia Keadilan, Juita Melati Batubara SH maupun JPU Dewi Tarihoran menyatakan terima.
Putusan majelis hakim lebih rendah dari tuntutan JPU yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 8 tahun dan denda Rp 1 miliar subsidair 6 bulan penjara.

Di luar persidangan, JPU Dewi Tarihoran mengatakan kasus bermula pada Minggu 02 Februari 2020 sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, terdakwa ini teman bapak korban yang menumpang tidur di rumah korban.

“Ketika terdakwa mau ke kamar mandi, terdakwa melihat korban sedang tertidur di dalam kamar. Melihat hal itu terdakwa langsung masuk ke kamar korban dan menciumi korban,” kata JPU Dewi Tarihoran. Sambung JPU, korban pun terbangun dan menjerit hingga orang tua korban terbangun dan mengetahui perbuatan terdakwa.

“Tak terima atas perbuatan terdakwa kepada anaknya (korban-red), bapak korban langsung melaporkan terdakwa ke pihak kepolisian,” pungkas JPU Dewi Tarihoran. (Az)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *