Bunuh Pacar Divonis 11 Tahun Penjara

MEDAN-Patennews: Terbukti bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan, terdakwa Samsir Halomoan Harahap divonis 11 tahun penjara. Ia dinyatakan terbukti bersalah membunuh pacarnya, Rubiah alias Biah.

“Menyatakan terdakwa Samsir Halomoan Harahap terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah telah melakukan tindak pidana dengan sengaja merampas nyawa orang lain,” ucap Hakim Ketua Sabarulina Ginting di Ruang Cakra III Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (22/9).

Hakim dalam amar putusan menyatakan, terdakwa membunuh pacarnya dikarenakan rasa curiga dan cemburu, saat berkunjung ke kost an korban di Jalan. Punak Kel. Sei Putih Timur Kec. Medan Petisah. Terdakwa curiga pacarnya berselingkuh dengan pria lain. 

“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana melanggar Pasal 338 KUHPidana (dakwaan kedua),” ujar JPU.
Atas putusan itu, terdakwa dan jaksa penuntut umum menyatakan pikir-pikir. Sebelumnya jaksa penuntut umum meminta hakim menghukum terdakwa dengan pidana 14 tahun penjara.

Sementara dalam dakwaan jaksa penuntut umum Lamria Sianturi dijelaskan, kejadian pembunuhan itu bermula pada Rabu 4 Desember 2019. Saat itu, sekira pukul 07.00 terdakwa datang ke rumah kos korban Jalan Punak No. 38 Kel. Sei Putih Timur Kec. Medan Petisah. Namun saat masuk ke dalam, korban sedang tidak berada di kamarnya.

Beberapa saat kemudian korban pun datang sambil membawa sebuah loudspeaker. Terdakwa curiga loudspeaker tersebut merupakan pemberian dari seorang laki-laki.
Terdakwa yang merasa curiga berniat pulang, namun sempat ditahan korban. Terdakwa lalu berjanji akan datang kembali. Sekira pukul 09.30 terdakwa kembali mendatangi rumah kos korban. Kemudian di dalam kos keduanya bertengkar.

Samsir yang sudah curiga mengaku tak mau lagi melanjutkan hubungan dengan korban, kemudian mengambil handphone korban, namun ditolak korban. Keributan antar keduanya semakin memanas, hingga akhrinya terdakwa mengambil pisau cutter dan menangkap tangan korban dan mendorongnya sampai jatuh.
Terdakwa lalu memijak paha kiri korban dan memukul bagian kening korban sebanyak 2  kali dan menampar korban. Teman kos korban yang mendegar keributan, datang untuk meminta pertolongan. Sementara, terdakwa melarikan diri Gunung Tua Kec. Padang Bolak Kab  Padang Lawas. lalu pada 6 Desember 2019 terdakwa berhasil ditangkap oleh petugas kepolisian. (Az)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *